Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Desember 2010

Tidak Hanya Laser, Gawang Markus Pun Ditaburi Serbuk

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan pada pertandingan Indonesia melawan Malaysia kemarin, ditemukan serbuk di depan gawang kiper Indonesia Markus Haris Maulana.

Nurdin mengatakan serbuk tersebut mengakibatkan Markus dan pemain belakang Indonesia gatal-gatal. Menurut tim dokter PSSI, kata Nurdin, serbuk itu menyebabkan alergi tyang menyebabkan gatal-gatal bila terkena kulit.

"Markus sampai mengalami bengkak-bengkak," kata Nurdin yang mengunjungi latihan tim nasional di lapangan PSSI, Senin (27/12) sore.

Pada pertandingan pertama final Piala AFF di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, Indonesia kalah 3-0.

Tim PSSI sudah menyelidiki temuan serbuk yang dianggap aneh itu dan akan menindaklanjutinya. Masalah serbuk tersebut juga sudah disampaikan ke pihak penyelenggara pertandingan di Malaysia.

Nurdin juga mengaku tim nasional Indonesia sudah mengalami teror sejak di bus saat menuju Stadion Nasional Bukit Jalil.

sumber

Sabtu, 09 Oktober 2010

Google merayakan ULTAH John Lennon (The Beatles)


Trus kalo kita klik gambarnya, ada vidionya gan sama reff lagu IMAGINE.

Selamat Ulang Tahun Ke-70 John Lennon (9 Oktober 1940 - 9 Oktober 2010)

Foto John Lennon yang kanan merupakan perkiraan wajahnya di usia 70 tahun yang tepat jatuh pada hari ini, sumber:kompas.com
John Lennon. Imagine. John Lennon siapa yang tidak kenal dan lagunya yang menjadi hymne perdamaian dunia tersebut. Jika tidak ditakdirkan mati karena ditembak oleh penggemarnya yang gila di New York pada tanggal 8 Desember 1980, tepat hari ini John berumur 70 tahun. Usia yang sangat matang dan tentunya karier musik yang sangat bagus. Itu seandainya.

John Lennon, The Beatles. Dua nama yang tidak terpisahkan walaupun mereka memutuskan untuk berpisaha di tahun 1970. Namun hal itu tidak mengurangi penghargaan orang, baik kepada John Lennon maupun The Beatles sendiri.

Saya yang hidup seteleh mereka bubar dan hanya mendengar sedikit saja dari karier mereka yang sukses turut urun jempol buat grup the Beatles dan John Lennon tentunya. Tidak banyak artis atau grup band yang sampai mereka sudah tidak ada masih memiliki penggemar fanatik di seluruh dunia. Lihat dan dengarkanlah, lagu-lagu mereka masih didendangkan, dinyanyikan, dilombakan. Banyak grup band yang lahir belakangan mencotoh mereka dan akhirnya sukses.

Kembali ke John Lennon yang lahir dengan nama John Winston Ono Lennon di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940 adalah orang dengan tipe pemberontak sejati. Orang yang tipe anti kemapanan dan tentunya memiliki kemampuan untuk mendobrak kemapanan tersebut. Menurut wikipedia, Lennon dengan sinismenya, sedangkan Paul McCartney dengan dengan optimismenya merupakan paduan yang teramat pas dalam membentuk The Beatles sehingga menjadi grup paling sukses sepanjang kehadiran manusia di muka bumi ini.

Pada waktu sebelum kedatangan Lennon, dunia musik saat itu memang statis. Tidak ada yang namanya musik pop atau rock seperti sekarang. Lennon dan The Beatles mendobrak kondisi yang statis tersebut dengan memperkenalkan musik yang baru sama sekali yang sekarang banyak dikenal dengan sebutan musik rock. Kehadiran The Beatles merupakan tonggaj dumulainya industri musik yang tidak lagi hanya bersifat lokal, tetapi kemudian mendunia karena Lennon dan The Beatles tidak hanya terkenal di kota mereka Liverpool, tetapi juga di Amerika Serikat dan tentunya di seluruh dunia.

Namun persatuan dengan The Beatles itu harus berakhir di tahun 1970. Lennon akhirnya bersolo karier yang juga bisa disebut sukses. Lagunya, Imagine menjadi theme song tentang perdamaian dunia. Mungkin jauh di lubuk hatinya, walaupun ia orang yang sinis tetap mendambakan kedamaian bagi penduduk di muka bumi ini. Namun tragis sekali Lennon mati di tangan penggemarnya sendiri. Tentu kematian yang tiada damai.

Lennon yang beristrikan Cynthia dan Yoko Ono memiliki anak Julian dan Sean. Hidup Lennon berakhir pada tanggal 8 Desember 1980 saat ia ditembak empat kali (tembakan kelima meleset) oleh Mark David Chapman di lorong pintu masuk bangunan dimana ia menetap, The Dakota, tanggal 8 Desember 1980. Saat itu Lennon baru saja kembali dari Record Plant Studio dengan istrinya, Yoko Ono.

Meskipun sudah lama meninggal, hari kelahiran Lennon tetap diperingati oleh banyak penggemarnya di seluruh dunia. Dengan memperingatinya mungkin kita bisa melihat, betapa jauh kita dari cita-cita Lennon tentang perdamaian, betapa perdamaian itu hanya imajinasi, tidak hanya di Indoensia saat ini, tetapi juga di hampir setiap negara.

Selamat Ulang Tahun Ke-70 John Lennon, semoga tenang di alam sana. Karyamu masih dicari dan dijadikan rujukan. Kisah hidupmu masih dibaca dan diperhatikan. Kamu tak perlu berkecil hati karena mati ditembak orang gila. Segala sesuatu membutuhkan martirnya sendiri. Dan kamu adalah martir untuk kesuksesan dan kepopuleranmu sendiri.

Sekali lagi, Selamat Ulang Tahun Ke-70 John Lennon!

Saran Suarez untuk Pemain Belakang Indonesia

Striker Uruguay Luis Suarez mengaku mengalami kesulitan di menit-menit awal untuk membobol gawang Markus Horison. Meski akhirnya Indonesia harus menelan kekalahan telak 1-7.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat malam, Suarez mencetak hat-trick di laga ini pada menit ke-43, 54, dan 70. Setelah sempat mendapat kesulitan, Suarez akhirnya memecahkan rasa penasarannya menjelang babak pertama berakhir.

"Lini pertahanan Indonesia cukup bagus di babak pertama. Saya sempat kesulitan, karena mereka bermain disiplin. Tapi, di babak kedua Indonesia bermain terbuka, sehingga pertahanan menjadi longgar," kata Suarez, seperti ditulis Goal.

Melihat lemahnya lini pertahanan Indonesia di menit-menit akhir, Suarez pun melontarkan masukan, agar pemain timnas Indonesia senior agar lebih baik di masa mendatang.

"Saya melihat konsentrasi pemain belakang menurun. Pemain belakang harus lebih meningkatkan kosentrasinya," kata Suarez.

Meski kalah telak 7-1, tidak membuat kecewa Ketua PSSI Nurdin Halid. Apalagi, Boaz mencetak gol pembuka dalam laga ini pada menit 18. Striker Persipura Jayapura ini memanfaatkan kehilangan konsentrasi sepersekian detik lini belakang Uruguay.

Kamis, 09 September 2010

Mike Portnoy Keluar Dari Dream Theater

Mike Portnoy, dummer band Dream Theater, telah membuat keputusan yg mengejut kan para fans Dream Theater. Dia memilih keluar dari grup band yg dia dirikan sendiri ini. Kemungkinan dia keluar karena ingin bergabung dgn Avenged Sevenfold, namun ini masih blom pasti. Berikut link facebook yg berisi pernyataan langsung dari Mike :

http://www.facebook.com/notes/mike-portnoy/mike-portnoy-leaves-dream-theater/137362372974878

berita ini juga telah masuk ke dalam wiki:

http://en.wikipedia.org/wiki/Dream_theater

hal ini membuat shock para fans DT, bahkan mereka meminta DT dibubarkan saja, karna sang ikon Dream Theater, Mike Portnoy, telah keluar.

Kamis, 03 Juni 2010

Seorang Anak Kecil yang Membungkam Dunia selama 6 Menit


Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yangg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar (dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri.

Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.

Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang " .

Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak.

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali.

Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.”

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.

vid:

Rabu, 02 Juni 2010

Lubang Raksasa Baru Hebohkan Guatemala City





seperti dilihat dari gambar di atas, lubang nya besar bgt...
dalem lagi, smoga ga ada korban jiwa
ini berita nya dari vivanews:

Apa penyebab sesungguhnya hingga terbentuk lubang tersebut masih menjadi misteri
Rabu, 2 Juni 2010, 14:03 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati


VIVAnews - Badai tropis Agatha yang menerjang ibukota Guatemala akhir pekan lalu menghadirkan sebuah lubang raksasa, nyaris membentuk satu lingkaran penuh. Lubang itu berdiameter 20 meter dan berkedalaman hampir 30 meter. Lubang tersebut menganga di sebuah perempatan jalan di Guatemala City.

Warga di sekitar perempatan jalan itu mengungsi ke kawasan terdekat. Namun, para ahli geologi terus berdatangan. Geologis mengatakan, bentuk sirkular yang terbentuk itu menyerupai bentuk gua bawah tanah. Namun, apa penyebab sesungguhnya hingga terbentuk lubang tersebut masih menjadi misteri.

"Saya pastikan ini bukan sebuah patahan geologis, dan bukan produk dari sebuah gempa bumi," kata David Monterroso, insinyur geofisika dari National Disaster Management Agency. "Itu yang baru kami ketahui," lanjut Monterroso, Selasa, 1 Juni 2010.

Lubang tersebut terbentuk Sabtu pekan lalu dan "memakan" sebuah pabrik pakaian. Lokasi lubang baru itu terletak dua kilometer dari lubang serupa yang terbentuk tiga tahun lalu. Lubang yang tercipta pada 2007 menewaskan tiga orang dan menelan beberapa rumah di kawasan yang sama.

Penduduk sekitar lokasi mengatakan bahwa merupakan suatu keajaiban para pekerja pabrik tidak tewas. "Mereka beruntung," kata seorang warga Honora Oliva said. "Mereka pulang pukul 6 sore, satu jam sebelum permukaan bumi terbuka," lanjut Oliva.

Satpam pabrik juga beruntung karena dia telah meninggalkan pabrik untuk pulang ke rumahnya yang terkena banjir akibat hujan lebat yang dibawa badai Agatha. Badai yang menerjang Amerika Tengah tersebut menewaskan sedikitnya 180 orang. Beberapa warga yakin kalau satu atau dua orang telah hilang, tetapi otoritas mengatakan tidak ada korban tewas dilaporkan. (Associated Press)

• VIVAnews

ada apa ya di dalem nya?

Selasa, 01 Juni 2010

Israel Rilis Video Insiden Kapal Mavi Marmara

Rilis video itu untuk memperkuat argumen pembenaran penembakan pasukan Israel
Selasa, 1 Juni 2010, 08:46 WIB
Renne R.A Kawilarang

VIVAnews
- Militer Israel (IDF) merilis rekaman video suasana pencegatan pasukan komando atas kapal Mavi Marmara - yang mengangkut tim misi kemanusiaan ke Gaza awal pekan ini. Tayangan video itu tampaknya untuk menandingi rekaman video aktivis armada "Freedom Flotilla to Gaza," yang menunjukkan penyerbuan pasukan Israel dan kekerasan yang mereka lakukan kepada para penumpang.


Rekaman video versi Israel itu menunjukkan bahwa tentara-tentara Israel yang bersenjata lengkap mendapat perlawanan dari para penumpang kapal begitu turun dari helikopter melalui seutas tali. Tayangan video itu dimuat di laman YouTube dan juga disebarluaskan oleh media-media Israel, termasuk di laman Yehdiot Aharonot.

Melalui rekaman video itu, IDF ingin memperkuat pernyataan yang sudah dilontarkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan para pejabat Israel lain bahwa pasukan komando Israel menembaki para penumpang Mavi Marmara untuk membela diri. Hanya saja, tak dijelaskan, kenapa pasukan yang amat terlatih itu sampai harus melancarkan tembakan secara brutal, yang lalu mengundang kecaman dari masyarakat internasional.

Mengangkut sekitar 500 aktivis dari 38 negara, Mavi Marmara merupakan bagian dari armada "Kebebasan untuk Gaza" (Freedom Flotilla to Gaza) - yaitu misi pembawa bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina di Gaza, yang diblokade Israel selama tiga tahun.

Armada misi kemanusiaan yang terdiri dari enam kapal itu dicegat pasukan komando dan kapal angkatan laut Israel di perairan internasional setelah mereka tetap bergerak menuju perairan Gaza.

Pencegatan itu menimbulkan insiden berdarah dan sejumlah aktivis dikabarkan tewas setelah secara brutal diberondong tembakan tentara Israel.

Menurut rilis IHH Turki, organisasi yang memotori misi ini, jumlah korban tewas mencapai 19 orang dan 50 lainnya terluka.

Kendati militer Israel menunjukkan rekaman video itu, masyarakat internasional tetap mengecam aksi brutal pasukan negara Zionis itu karena berlangsung di perairan internasional dan bukan di wilayah perairan Israel. Menurut Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, pencegatan Israel tak ubahnya seperti perompakan dan merupakan kejahatan internasional. (kd)


• VIVAnews


Keunikan dan keanehan yang terjadi pada saat perang di Palestina


Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.




Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

kami merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti. ***


Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza

Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.


SuaraTak Bersumber

Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya

Saksi Serdadu Israel



Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? ***


Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh

Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.

Merpati dan Anjing

Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin AlAan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.

Kabut pun Ikut Membantu

Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat dengan al-Qur’an

Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).


Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).***

Harum Jasad Para Syuhada

Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir

Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)

Terbunuh 1.000, Lahir 3.000

Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.

“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.

Sumber

Senin, 31 Mei 2010

Walikota, Forkabi dan Kelompok Madura Bertemu

Pertemuan melibatkan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dan kelompok Madura.
SENIN, 31 MEI 2010, 12:16 WIB
Ismoko Widjaya, Zaky Al-Yamani


VIVAnews - Pada tadi, Walikota Jakarta Barat Djoko Ramadhan dan Musyawarah Pimpinan Daerah menggelar pertemuan membahas bentrokan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Pertemuan melibatkan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dan kelompok Madura.

"Baru selesai jam 11.30 WIB. Forkabi diwakili Haji Latief dan ada juga perwakilan kelompok Madura," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forkabi, Zamakhsari saat dihubungi, Senin 31 Mei 2010.

Menurut dia, pertemuan pagi tadi itu digelar di Kantor Walikota Jakarta Barat. Dari hasil pertemuan disepakati bahwa kedua belah pihak harus menahan diri. Soal tahan diri ini, menurut dia, Forkabi telah menyiarkannya ke seluruh cabang ranting di seluruh Jakarta.

"Dalam pertemuan itu juga, kami sepakat proses hukum akan tetap dilakukan karena ini merupakan tindak pidana," ujar Zamakhsari.

Menurut dia, rencananya korban tewas Endid Mawardi akan dimakamkan di TPU Gondrong Petir. Endid merupakan Ketua Forkabi Cabang Cipondoh, Tangerang.

Bentrokan yang berujung pembakaran itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Bentrokan yang menewaskan satu orang itu dipicu senggolan mobil korban dengan mobil truk milik warga setempat.

Akibat pembakaran itu, sebanyak 35 lapak penjual kayu bangunan milik warga Madura ludes dilalap api. Massa merusak dan membakar lapak-lapak di lokasi kejadian yang menewaskan Endid. (hs)

sumber

Kerusuhan yg Terjadi di Cengkareng




Anggota Forkabi Tewas, Cengkareng Rusuh
Massa menyerang komunitas Madura di Cengkareng.
SENIN, 31 MEI 2010, 00:19 WIB
Hadi Suprapto



VIVAnews - Kerusuhan yang terjadi di Jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Tangerang, diduga menyangkut perseteruan antar kelompok suku. Insiden ini meletup menyusul tewasnya seorang anggota Forkabi (Forum Komunikasi Anak Betawi) asal Pandeglang, Banten, di daerah Cengkareng.

Massa dari Forkabi yang marah langsung menyerang komunitas Madura di Cengkareng. Beredar isu di anggota Forkabi, bahwa penyebab tewasnya si anggota Forkabi adalah seorang pemuda warga Madura.

"Kami sedang mengembangkan kasus ini. Sementara, kasusnya menyangkut Forkabi dan Madura," kata Kepala Polisi Sektor Cengkareng Komisaris Polisi Ruslan, saat dihubungi VIVAnews, Minggu tengah malam, 30 Mei 2010.

Hingga berita ini diturunkan, kerusuhan masih terjadi. Puluhan polisi masih terus berjaga-jaga di lokasi.

Setidaknya satu unit gudang dibakar massa di Jalan Lingkar Luar Barat. Ratusan massa berkumpul dengan membawa senjata tajam dan kayu. Akibat bentrokan ini, jalan dari Kembangan menuju Cengkareng itu ditutup. (kd)

sumber

Minggu, 30 Mei 2010

Pabrik Apple Ipad di China Seketat Penjara Supermaksimum

Sebaris pagar berduri, petugas bersenjata, dan pemeriksaan ala Penjara Guantanamo adalah sederetan introduksi di salah satu sudut Longhua, Cina. Sederet bangunan megah berdiri angkuh di belakangnya.

Ini bukan penjara. Ini pabrik Apple Inc. Orang mungkin akan tercengang melihat penjagaan supermaksimum bagi yang keluar-masuk bangunan itu. Setiap pekerja akan menghadapi gerbang pemeriksaan logam sebelum menggesekkan kartu identitasnya. Penjaga akan memindai sidik jari sopir yang keluar-masuk pabrik tersebut.

“Jika ketahuan terdeteksi ada logam atau komponen lain yang terbawa karyawan yang keluar, petugas akan segera menelepon polisi,” kata seorang penjaga yang berseragam.

Bangunan-bangunan itu sebenarnya lebih dari sekadar pabrik. Ada yang menjulukinya kota berdinding. Di kompleks pabrik Apple itu semua kebutuhan karyawan tersedia. Ada penginapan, kantin, pusat rekreasi, bahkan bank, kantor pos, dan toko roti. Tapi tak sembarang waktu mereka bisa keluar-masuk.

“Seperti dalam novel-novel intelijen,” kata wartawan Reuters.

Mengapa Apple begitu paranoid? Imaji apa yang melayang-layang di kepala petinggi Apple? Ketakutan?

Di “penjara” inilah produk andalan Apple dilahirkan. Pabrik ini dikendalikan oleh Foxconn Internasional dari Taiwan. Tapi Foxcon sendiri tak bisa menjiplak persis produk Apple, dari iPhone sampai iPad atau buku digital. Tak ada pejabat Foxconn yang tahu detail semua komponen.

Untuk menjaga kerahasiaan agar tak dijiplak Cina, Apple memang superketat menjaga rahasia data-data pabrik. Apple membuat sistem yang beda, sementara vendor lain–seperti Samsung atau Hewlett-Packard–umumnya menyerahkan urusan A sampai Z produksi kepada satu subkontraktor.

Apple punya imajinasi yang berbeda. Mereka membagi-bagi pekerjaan subkontraktor kepada banyak vendor. Tak satu pun pejabat Foxconn di pabrik itu yang tahu dari mana komponen-komponen tersebut berasal. Semuanya rahasia. Segelintir pejabat Apple saja yang tahu.

Seperti siang itu, siang mengirimkan sinarnya yang terik dan sebuah mobil boks datang. Tak banyak yang tahu apa komponen di mobil boks tersebut. Panjangnya jalur subkontrak ini untuk mencegah penjiplakan produknya. “Jadi, yang tahu produk Apple hanya pejabat Apple sendiri,” kata seorang analis.

Seorang karyawan di pabrik itu bahkan mengaku, “Saya tak pernah membicarakan produk Apple dengan istri sendiri. Kultur di sini adalah ‘tutup mulutmu’.”

Pernah ada wartawan yang menginvestigasi asal komponen-komponen itu dan menulisnya di koran. Wartawan tersebut langsung digugat Apple. Kantor Apple di Taiwan menggugat sang jurnalis dengan tuntutan Rp 44 miliar. Alasannya, kegiatan itu merusak sistem kerja. Belakangan gugatan tersebut diturunkan menjadi 1 yuan setelah asosiasi wartawan dunia menyurati Steve Jobs, sang pendiri Apple.

Atas nama pengamanan pula, Apple malah kerap meminta subkontraktornya membuat komponen yang ukurannya tak standar dengan yang dipakai para rivalnya.

Itulah “kerepotan” yang harus dibayar Apple untuk membuat iPad atau iPhone tak gampang dijiplak produsen Cina. Tanpa segala kerepotan ini, bisa dibayangkan betapa mudah iPhone atau iPad dijiplak. Padahal, Pad pada 2010 ditargetkan terjual 2 sampai 5 juta unit. Wow! “Penjara Longhua” itu telah menghadirkan pundi-pundi bagi Apple.

Toh, seketat-ketatnya Apple menyimpan rahasia, rival-rivalnya akhirnya berhasil mengintip juga. Produsen-produsen seperti MSI, Acer, dan Lenovo telah bersiap menggerus pasar iPad. Mereka kini telah menghadirkan komputer-komputer tablet yang siap menandingi iPad.

Pabrik-pabrik Cina tetap saja pengintip yang hebat.

Hujan Ikan Di Australia




Sepanjang akhir pekan lalu, penduduk suatu kota kecil di wilayah tandus Australia bagian utara mengalami berkah yang jarang terjadi. Kota mereka dilanda hujan ikan.

Laman harian The Telegraph mengungkapkan, dalam dua hari berturut-turut Kota Lajamanu di negara bagian Northern Territory kejatuhan banyak ekor ikan. Bersama dengan air hujan, ikan-ikan itu muncul begitu saja dari langit.

Sebagian besar ikan masih dalam keadaan hidup. Hujan ikan itu baru berhenti Senin, 1 Maret 2010.

Para pakar cuaca di Australia yakin bahwa ikan spangled perch, salah satu jenis ikan air tawar di Australia, tampaknya terhisap ke dalam badai. Mereka lalu dibawa angin kencang sebelum akhirnya berguguran di Lajamanu, kota yang jumlah penduduknya hanya 669 orang.

“Badai membawa ikan-ikan itu naik hingga ketinggian 40 ribu hingga 50 ribu kaki di udara,” kata seorang pakar senior di Biro Meteorologi Australia, Mark Kersemakers. “Saat mereka ikut dalam ’sistem’ badai, mereka membeku. Setelah beberapa waktu, mereka bebas dari badai,” lanjut Kersemakers.

Ini merupakan kali ketiga dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun di mana Lajamanu dilanda hujan ikan. Peristiwa serupa terjadi pada 1974 dan 2004.

“Biasanya, ikan ada di dalam air. Sekarang ikan-ikan itu jatuh dari langit. Bagaimana kalau sesuatu yang lebih besar jatuh dari langit?” kata Joe Ashley, warga berusia 55 tahun. “Bisa saja besok-besok ada buaya yang akan jatuh dari langit,” lanjut Ashley.

Sabtu, 29 Mei 2010

Waspada! Gempa 8,8 SR Akan Terjadi di Padang

JAKARTA – Kawasan Sumatera kerap dihantui bencana gempa bumi. Sejumlah pakar gempa berpendapat, gempa bumi berkekuatan 8,8 skala richter diprediksi akan terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat.

Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Sangap Surbakti mengatakan, penelitian tersebut pernah dilakukan Direktur Earth Observatory of Singapore, Kerry Sieh. Gempa tersebut diprediksi terjadi dalam kurun waktu 30 tahun kedepan.

“Gempa 7,6 SR yang mengguncang Padang beberapa waktu lalu berdurasi 45 detik. Pakar tersebut memperkirakan, gempa selanjutnya akan memiliki durasi enam kali lebih lama dibanding gempa sebelumnya,” papar Sangap kepada okezone, Sabtu (29/5/2010).

Dia menambahkan, prediksi terjadinya gempa di Padang juga akan merembet ke sejumlah kawasan di sekitar padang. Di antaranya Padang Pariaman, Mentawai, dan akan terus bergerak ke arah Bengkulu, Lampung, hingga Selat Sunda dan Pelabuhan Ratu.

Di kawasan Jawa, lanjut Sangap, sejumlah kawasan juga berpotensi terjadi gempa berkekuatan besar. Mulai dari Selat Sunda, Sukabumi, Cianjur, Jakarta, Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Yogyakarta, hingga daerah Jawa Timur. Gempa di Jawa tercatat cukup banyak dari tahun ke tahun.

”Sedangkan di Indonesia Timur, kawasan yang berpotensi gempa berada di Sumbawa, Flores, Timor, Sulawesi, Maluku hingga Irian. Tapi getarannya belum ada yang mengalahkan gempa di Sumatra," tandas Sangap.

Karena itu, guna menyikapi kejadian tersebut pihaknya akan mengumpulkan sejumlah pakar untuk mengantisipasi bencana gempa bumi di Tanah Air.

“Tanggal 3 Juni mendatang kami akan kumpulkan pakar dari UGM, ITB, LIPI, BMKG, dan LSM. Pertemuan akan digelar di Kompleks Istana Negara,” pungkasnya.
sumber

Jumat, 28 Mei 2010

KPI Larang Presenter Menonjolkan Sifat Homoseksual

Jakarta KPI Pusat mengaku sudah sering mengirimkan teguran ke sejumlah stasiun televisi yang program acaranya sering dinilai menyalahi aturan. Salah satu yang dilarang KPI Pusat ialah mempertontonkan adegan sifat homoseksual.

"Kami bukannya menentang kaum homoseksual, tapi negara kita kan mayoritas beragama. Dan umat beragama kan juga dinaungi di konstitusi kita," jelas Fetty Fajriati, Wakil Ketua KPI Pusat, ketika dihubungi detikhot lewat sambungan telepon, Rabu (3/3/2010).
Selain sifat homoseksual yang dilarang dipertontonkan, melontarkan kata-kata kasar dan juga merendahkan martabat seseorang juga menjadi perhatian KPI Pusat.

KPI tak ingin generasi muda yang menyaksikan program-program tersebut terpengaruh oleh ulah para presenternya atau bintang tamu yang dihadirkan.
Soal larangan tersebut di atas, acara yang dibawakan oleh presenter Olga Syahputra, menjadi yang paling sering ditegur KPI Pusat. KPI Pusat bahkan pernah memberikan peringatan keras kepada Dahsyat RCTI soal ucapan Olga ketika membawakan acara musik tersebut.
"Dia pernah mengucapkan kata 'K', yang berkonotasi alat kelamin pria. Lalu pernah bergaya seperti homo seksual saat Pasha menjadi bintang tamu di Dahsyat," beber Fetty.
KPI selama ini memang tidak pernah memberikan teguran untuk individu, melainkan stasiun televisi yang menayangkan program acara tertentu.

Fetty berharap stasiun televisi dan juga praktisi yang terlibat di dalamnya benar-benar memperhatikan Undang-undang Penyiaran serta etika moral.

Saya pribadi juga kurang suka dengan presenter seperti itu.

Entri Populer